diutus seperti domba di tengah serigala

Risiko Menjadi Murid Kristus

Sabda Hidup
Jumat, 10 Juli 2026, Jumat Pekan Biasa XIV
Bacaan: Hos 14:2-10Mzm 51:3-4.8-9.12-13.14.17Mat 10:16-23.

“Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala....” (Mat 10: 16a).

Bacaan Injil hari ini merupakan lanjutan dari bacaan Injil kemarin, di mana kita diajak untuk merenungkan petunjuk-petunjuk yang diberikan Yesus kepada kedua belas murid-Nya, yang juga dipanggil-Nya untuk menjadi rasul, yakni para utusan, misionaris.

Ketika membaca atau mendengar perikope ini, seringkali, kita cenderung hanya terbawa arus kata-kata — kata-kata indah Yesus. Namun, jika kita mencermati kata-kata tersebut, kita menyadari bahwa petunjuk itu penuh dengan kontradiksi:

  • Kedua Belas Rasul diutus seperti domba di tengah serigala, tetapi mereka juga harus cerdik seperti ular.
  • Kedua Belas Rasul harus tulus seperti merpati, tetapi mereka diminta untuk waspada terhadap orang-orang di sekitar mereka.
  • Kedua Belas Rasul tidak perlu khawatir ketika mereka dibawa ke pengadilan, karena Allah akan mengutus Roh Kudus untuk membela mereka, tetapi mereka harus berusaha sekuat tenaga untuk melarikan diri dari penganiayaan.

Saya percaya bahwa kontradiksi-kontradiksi ini dimaksudkan untuk menonjolkan prinsip-prinsip indah berikut ini, yang perlu kita renungkan dan kita jalani sebagai murid-murid Kristus:

  • Bagi para murid Kristus, kebaikan dan kelembutan harus dibedakan. Ada situasi yang menuntut respons berupa belas kasih dan kelembutan, tetapi ada pula peristiwa atau situasi di mana respons terbaik adalah ketegasan dan keteguhan hati, bahkan kekukuhan.
  • Bagi para murid Kristus, kebaikan dan kesederhanaan tidak sama dengan bersikap naif dan rentan terhadap penyalahgunaan. Seorang murid Kristus adalah pembela keadilan, sama seperti Ia adalah pejuang kasih.
  • Bagi para murid Kristus, nilai tertinggi adalah kemajuan misi untuk memperkenalkan Kerajaan Yesus Kristus kepada semua orang. Hal ini tidak boleh dikompromikan.

Siapkah anda diutus menjadi rasul dengan segala konsekuensinya?

Kuatkanlah kami, Tuhan, setiap kali kami menghadapi penganiayaan dalam mengikut Engkau. Tolonglah kami untuk tidak menyerah saat kami memenuhi misi-Mu. Amin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *