jesus is lord

Yesus Tuhan atas Hidupku

Jumat, 5 Juni 2026, Peringatan Wajib St. Bonifasius
Bacaan: 2Tim 3:10-17Mzm 119:157.160.161.165.166.168Mrk 12:35-37

“Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: "Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat," (Mrk 12: 35 – 37).

Di antara orang-orang Yahudi, gelar yang paling umum untuk Mesias (māšîaḥ dalam bahasa Ibrani atau Khristós (Χριστός) dalam bahasa Yunani yang berarti Yang Diurapi) adalah Anak Daud. Bacaan Injil hari ini tidak mudah untuk dipahami. Namun, Matius dan Lukas (Mat. 2:42-46, Luk. 20:42-44) juga menyebutkan hal ini, sehingga hal ini pastilah merupakan ajaran Yesus yang penting. Apa Yesus ingin sampaikan kepada kita?

Para ahli Kitab Suci mengatakan bahwa tujuan Yesus mengutip ayat Mazmur ini (110:1) adalah untuk menunjukkan kepada orang banyak dan orang-orang Farisi bahwa Mesias lebih dari sekadar keturunan Daud karena Daud sendiri menyebutnya sebagai “tuanku”. Hal ini untuk menunjukkan bahwa Daud memandang Mesias sebagai Tuhan dan atasannya. Dan ini juga untuk menunjukkan bahwa superioritas-Nya, bahkan atas Daud, berasal dari asal usul-Nya yang Ilahi. Daud membuktikan hal ini ketika ia memanggil Mesias dengan nama yang diperuntukkan bagi Yahweh, “Tuanku”.

Apa artinya mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan? Kata “Tuhan” berarti ‘penguasa’ atau ‘raja’, orang yang kepadanya kita berpasrah diri.’ Tuhan atau tuan atas hidup kita adalah seorang yang kepadanya kita serahkan hidup kita seutuhnya.

Banyak hal – keinginan tak teratur, cinta akan uang, alkohol, obat-obatan terlarang, dan sebagainya, bisa menguasai kita. Namun, hanya satu Tuhan yang benar-benar bisa membebaskan kita untuk mencintai dan dicintai seperti yang Ia kehendaki sejak awal. Ketika kita mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, kita mengundang Dia untuk menjadi Raja di hati kita dan penguasa atas pikiran, relasi-relasi dan apa saja yang kita lakukan.

Apakah Yesus sungguh-sungguh menjadi Raja di hati Anda dan apakah Anda memberi ruang bagi-Nya untuk memerintah setiap bidang kehidupan Anda?

Biarlah Dia menjadi Tuhan dan Raja dalam hidup, pikiran, hati, rumah, relasi, pekerjaan dan apa saja yang kita lakukan.

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu,” (1 Tes 5: 18). Kristuslah andalan kita!

Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau adalah Mesias, Anak Daud dan Anak Allah. Engkaulah Tuhanku dan dengan sukarela aku menyerahkan diriku agar Engkau memerintah dalam hidupku. Jadilah Tuhan dan Raja dalam hidupku, pikiran, hati, rumah, hubungan, pekerjaan, dan semua yang aku lakukan. Amin.

St. Bonifasius

st. boniface red martyr candle bishop 1200x600 1

Seorang biarawan Benediktin dipilih oleh Tuhan untuk menjadi rasul besar dan pelindung Jerman. Upaya misionaris pertama Bonifasius ternyata tidak berhasil (716). Sebelum mencoba yang kedua, ia pergi ke Roma dan menerima izin dari Paus (718). Di bawah bimbingan Uskup Suci Willibrordus, ia berhasil mengkristenkan Frisia dalam waktu tiga tahun. Pada tanggal 30 November 722, Bonifasius ditahbiskan sebagai uskup oleh Paus Gregorius II.

Pada tahun 724, ia mengalihkan perhatiannya kepada suku Hessian, di antara mereka ia melanjutkan kegiatan misionarisnya dengan semangat yang semakin membara. Di sebuah bukit dekat desa Geismar di tepi Sungai Eder, ia menebang sebuah pohon ek raksasa yang dihormati oleh penduduk setempat sebagai tempat suci dewa Thor. Bonifasius menggunakan kayu tersebut untuk membangun sebuah kapel yang didedikasikan bagi Santo Petrus. Tindakan berani ini memastikan kemenangan Injil di Jerman pada akhirnya.

Para imam yang tinggal di tempat itu dan para imam yang tinggal di istana, yang hidupnya tidak layak dan perlu dikecam, terus-menerus menimbulkan kesulitan. Namun demikian, Bonifasius terus bekerja dengan tenang dan bijaksana. Ia berdoa tanpa henti, menaruh kepercayaan hanya pada Allah, dan menyerahkan pekerjaannya kepada doa-doa saudara-saudari rohani di Inggris. Dan Allah tidak meninggalkannya. Jumlah orang yang bertobat sangat banyak. Pada tahun 732, Paus Gregorius III mengirimkan kepadanya pallium, lambang kehormatan keuskupan agung. Bonifasius kini mengabdikan waktu dan bakatnya untuk Gereja di Jerman. Ia menunjuk uskup-uskup yang layak, menetapkan batas-batas keuskupan, memajukan kehidupan rohani para imam dan awam, mengadakan sinode nasional (antara tahun 742 dan 747), dan pada tahun 744 mendirikan biara Fulda, yang menjadi pusat kehidupan keagamaan di Jerman tengah. Pada tahun 745 ia memilih Mainz sebagai kedudukan keuskupan agungnya, dan menaungkan di bawahnya tiga belas keuskupan suffragan. Hal ini menandai penyelesaian organisasi Gereja di Jerman.

Tahun-tahun terakhir hidupnya yang sibuk dihabiskan, sebagaimana masa mudanya, dalam kegiatan misionaris. Pada tahun 754 ia menerima kabar bahwa sebagian wilayah Frisia telah meninggalkan iman. Ia berpamitan kepada para imamnya dan, menyadari datangnya kematian, ia membawa serta kain kafan. Ia berusia 74 tahun ketika dengan semangat muda ia memulai pekerjaan pemulihan, sebuah misi yang tidak akan ia selesaikan. Sekelompok orang kafir setengah barbar mengalahkannya dan membunuhnya ketika ia hendak memberikan sakramen penguatan kepada sekelompok neofit di Dockum.

Pelindung: pembuat bir; pemotong kawat; penjahit; Jerman; Inggris: Exeter, Ventnor, Winchester, Keuskupan Plymouth; Jerman: Arnstadt, Mainz, Thuringia, Keuskupan Fulda; Keuskupan Agung Saint-Boniface, Manitoba, Kanada; Keuskupan Haalem-Amsterdam, Belanda

Simbol dan Perwujudan: Kapak; buku; gagak; cambuk; pedang; pedang menembus hati; Alkitab tertusuk pedang; pohon ek tumbang; buku dan pena; tongkat; rubah; kapak dan pohon ek tumbang Thor

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *