Rabu, 18 Maret 2026, Rabu Pekan Prapaskah IV
Bacaan: Yes. 49:8-15; Mzm. 145:8-9,13cd-14,17-18; Yoh. 5:17-30.
“Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga." [Yoh 5: 17]
Yesus menanggapi kritik atas penyembuhan yang Ia lakukan pada hari Sabat dengan berkata, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja.” Perkataan-Nya mengungkapkan kesatuan yang mendalam antara diri-Nya dan Bapa. Hidup Yesus bukanlah tentang mempromosikan diri atau mengejar popularitas, melainkan tentang ketaatan dan kasih kepada Bapa.
Ini adalah ajakan bagi kita untuk merenungkan bagaimana kita menjalani hidup kita sendiri. Di dunia yang terobsesi dengan pengakuan dan pencapaian pribadi, Yesus mengingatkan kita bahwa martabat terbesar tidak datang dari pengakuan yang kita terima, melainkan dari melakukan kehendak Allah. Seperti Yesus, kita dipanggil untuk hidup demi kemuliaan Bapa, bukan demi diri kita sendiri. Seperti yang diingatkan Santo Paulus: “Apa pun yang kamu lakukan, baik dalam perkataan maupun perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus” (Kolose 3:17).
Yesus juga memberitahu kita hari ini bahwa Bapa telah mempercayakan-Nya untuk memberikan hidup dan menghakimi. Ia memberikan hidup kepada mereka yang mendengarkan suara-Nya dan percaya kepada-Nya. Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk menjadi orang-orang yang memberikan hidup. Melalui pekerjaan kita, panggilan kita, dan tindakan sehari-hari kita, kita memiliki misi untuk membawa harapan dan penghiburan kepada orang lain. Kesucian tidak hanya terjadi di gereja; namun terjadi dalam tugas-tugas biasa setiap hari, ketika kita bekerja dengan cinta dan integritas.
Akhirnya, Yesus mengingatkan kita bahwa akan ada penghakiman. Pilihan kita penting. Apakah kita hidup untuk diri sendiri, atau hidup untuk Allah? Hari ini adalah kesempatan untuk memperbarui fokus kita: bekerja bukan untuk kemasyhuran diri sendiri, melainkan untuk kemuliaan Allah; menjadi orang-orang yang memberi hidup, bukan mengambilnya.
Tuhan Yesus, tolonglah kami untuk bekerja demi kemuliaan-Mu saja. Semoga hidup kami mencerminkan kasih-Mu dan memberi hidup kepada orang-orang di sekitar kami. Amin.

