jesus for all

Untuk Semua, Untuk Semua, Untuk Semua!

Selasa, 30 September 2025, Peringatan Wajib St. Hieronimus
Bacaan: Za. 8:20-23Mzm. 87:1-3,4-5,6-7Luk. 9:51-56.

“Orang-orang Samaria itu tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: "Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?" Akan tetapi Ia berpaling dan menegor mereka.” (Luk 9: 53 – 55).

Pada Hari Orang Muda Sedunia tahun 2023, Paus Fransiskus menekankan kepada orang-orang muda yang berkumpul di Portugal bahwa Gereja itu untuk semua orang, tanpa memandang siapa mereka. Ia meminta mereka mengulang kalimat bersama-sama, “Todos, todos, todos.” “Semua, semua, semua.” Tidak ada yang dikecualikan.

Salah satu kebahagiaan orang-orang Yahudi yang saleh adalah bahwa Yahweh adalah Allah yang diakui oleh banyak bangsa. Konsep Yahweh awalnya adalah “tribal God”, Allah suku tertentu, dan secara bertahap berkembang menjadi Allah bagi semua bangsa sepanjang sejarah. Kita masih merujuk pada Allah itu sebagai “Allah kita”; Allah tidak berubah, dan kita hanya memperluas makna “kita” sehingga tidak lagi merujuk pada keluarga atau suku tertentu, bangsa atau rakyat tertentu, tetapi mencakup semua bangsa dan umat manusia di bawah langit.

Bukankah ini esensi iman kita? Sebagai orang Kristen, kita percaya bahwa Yesus Kristus adalah Mesias, Sang Juruselamat, bukan hanya Juruselamat saya, atau Juruselamat untuk Gereja, tetapi Dia adalah Sang Juruselamat untuk semua bangsa; dan itulah mengapa kita, masing-masing dari kita, diutus untuk membawa Kabar Baik ini kepada semua bangsa. Dalam misi ini, Yesus melakukan sebuah pewartaan, yang dapat diterima atau ditolak, sama seperti yang Dia alami dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem dalam Injil hari ini.

Injil pagi ini menawarkan kepada kita dua sikap yang harus kita hindari dalam kehidupan Kristen kita: pertama, kurangnya empati untuk menyambut mereka yang masuk ke dalam hidup kita… terutama mereka yang berbeda dengan kita, yang dengan mudah kita sebut “yang lain”; akibatnya, kita mungkin melewatkan Kristus yang melawat, seperti orang-orang Samaria. Yang kedua adalah penggunaan kekuasaan kita, terutama karunia yang telah diberikan Allah kepada kita, untuk “menghilangkan” mereka yang menentang pewartaan Injil. Mungkin Yakobus dan Yohanes sedang bercanda, tetapi jawaban Yesus bukanlah lelucon, Ia menegor mereka dengan keras.

Mari kita belajar tentang toleransi. Karya keselamatan Allah itu tidak terbatas pada satu lingkaran, satu kelompok, atau satu metode. Di mana pun kebaikan dilakukan atas nama-Nya, Roh-Nya bekerja di sana. Toleransi sejati bukanlah ketidakpedulian, melainkan kasih. Itu adalah melihat pada orang lain — bahkan mereka yang tidak setuju dengan kita—bukan sebagai musuh yang harus dihancurkan, melainkan sebagai saudara dan saudari yang harus dimenangkan dengan kesabaran dan kebaikan. Inilah jalan Kristus.

Pada peringatan Santo Hieronimus ini, kita melihat bagaimana Injil ini berbicara kepada kita. Hieronimus memiliki temperamen yang panas, sering tajam dalam debat, dan kadang-kadang intoleran dalam kata-katanya. Namun, ia menghabiskan hidupnya dalam pelayanan yang tak kenal lelah terhadap Firman Allah, menerjemahkan Kitab Suci ke dalam bahasa Latin agar generasi demi generasi dapat mendekati Kristus.

hieronimus

Ketajamannya pada akhirnya berakar pada cinta akan kebenaran dan semangat untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Ia mengajarkan kepada kita bahwa toleransi sejati bukanlah ketidakpedulian, melainkan cinta — cinta yang mencari kebenaran, cinta yang memperbaiki kesalahan dengan kasih sayang, dan cinta yang menyambut setiap usaha tulus untuk melayani Allah.

Seperti Hieronimus, kita dipanggil untuk bersemangat dalam Injil, tetapi selalu dengan hati Kristus: teguh dalam kebenaran, namun sabar dan penuh belas kasihan terhadap orang lain.

Tuhan, semoga kami bersemangat dalam mewartakan Injil, teguh dalam kebenaran, namun sabar dan penuh belas kasih terhadap sesama. Amin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *